Minggu, 22 Mei 2011

KERAJINAN DARI CANGKANG TELUR


Telur adalah bentuk lama seni, yang telah selama berabad-abad. Seniman menggunakan kulit telur nyata untuk membuat berbagai desain, yang berukir menggunakan alat pemotong, bor dll
Salah satu perusahaan telah melangkah lebih jauh, mereka telah membuat ukiran pada telur burung unta dan menciptakan lampu dari mereka. Ostrich kerang jauh lebih tebal daripada kerang biasa, sehingga mudah untuk membuat patung pada mereka.
Telur memang enak dimakan dan bergizi tinggi. Ada yang senang dibuat telur dadar, telur mata sapi, telur kecap, omlete, kerak telor dan banyak lagi yang lain. Isinya kita makan dan cangkangnya kita buang ditempat sampah. Dan selalu, kulitnya berakhir di tong sampah menjadi barang tak bernilai.  Bila disikapi dengan penuh imajinasi semuanya bisa disulap jadi lebih bermanfaat, bila kreativitas dan ketekunan diberi tempat, cangkang telur pun bisa menjadi sebuah karya yang indah dan mahal! Lagi-lagi boleh dibilang banyak hal menarik yang justru bisa didapat dari sampah atau limbah.
Kalaupun ada yang jeli melihat peluang bisnisnya mungkin hanya sebagian saja. Seperti yang dilakukan oleh salah satu warga bantul Yogyakarta yang menciptakan berbagai produk keramik dipadu dengan ornamen dari kulit telur seperti Guci Kulit Telur, Botol Kulit Telur dan Bola Kulit Telur.
Cara pembuatannya memang membutuhkan kecermatan dan banyak pengalaman untuk menghasilkan sebuah karya yang indah. Setelah cangkang telur dibersihkan dari kulit arinya, lalu dilakukan pengeringan dan langsung ditempelkan ke berbagai kerajinan dari keramik atau yang lainnya. Selanjutnya dilakukan proses pengeleman dan pengamplasan, kemudian diberi dempul dan diberi pewarna.
Ada juga yang membuat kerajinan batik kayu dengan kulit telur. Hasilnya patung sepasang pengantin jawa dengan pakaian pengantin yang dikreasikan menjadi motif batik dari kulit telur, topeng yang biasanya dibatik, dilukis atau dicat, bisa dikreasikan dengan kulit telur,  lampu meja bermotif batik dengan kulit telur, lilin dalam gelas, kotak, bahkan peralatan rumah tangga.
Kerajinan dari cangkang telur ini cukup menarik untuk ditekuni karena tidak membutuhkan modal besar, dan limbah cangkang telurnya pun juga mudah didapat di berbagai tempat, salah satunya tempat pembuatan dan penjualan kue yang memakai bahan telur, penjual martabak telur dll. Selain bisa menggembangkan kreasi, kreativitas, bisa menghasilkan uang, juga dapat memperkecil jumlah sampah rumah yang berarti ikut berperan serta dalam melestarikan lingkungan.
Jika beberapa kerajinan tadi berasal dari cangkang telur yang sengaja dipecahkan lalu ditempel pada suatu media namun ada yang menggunakan cangkang telur utuh untuk dibuat menjadi ukiran dengan berbagai bentuk yang menarik. Cangkang telur yang diukir haruslah yang sempurna tanpa retak. Setelah isi dikeluarkan, dicuci dan dibersihkan, telur diukir dengan alat khusus.
Proses pengukiran ini harus dilakukan dengan sangat hati – hati agar cangkang telur tidak pecah. Dari beberapa jenis telur yang sering digunakan untuk menjadi ukiran, telur ayam tergolong yang paling sulit untuk diukir karena memiliki cangkang yang tipis. Hampir segala bentuk bisa dituangkan dalam ukiran ini, dari motif binatang, tumbuh-tumbuhan, bentuk-bentuk geometris, logo perusahaan atau merek-merek tertentu, bahkan kaligrafi. Harganya memang cukup mahal, padahal bahannya hanya dari cangkang telur. Namun disinilah letak seninya. Mengubah sesuatu yang tidak berharga menjadi bernilai tinggi.
Biasanya orang melukis di atas kanfas. Namun kini cangkang kulit juga bisa digunakan sebagai media lukisan. Hasilnya cukup unik dan menarik. Motif  lukisannya bisa bermacam-macam bahkan wajah sejumlah tokoh terkenal sekalipun. Selain dilukis telur juga bisa dihias dengan berbagai pernak-pernik seperti glitter, payet, munte,dll. Cangkang yang digunakan bisa dari telur bebek, ayam, putuh, burung kasuari, unta dll. Harganya memang cukup mahal, namun ini sebanding dengan kecermatan, bahan yang dipakai, dan waktu yang dihabiskan untuk melukis atau menghiasnya.
Proses pembuatan kerajinan telur hias tidak terlalu sulit asalkan tahu caranya. Mula – mula bagian bawah cangkang telur dilubangi dengan paku. Kuning telur lalu dipecahkan dengan menggunakan kawat. Selanjutnya mengeluarkan isi telur. Prosesnya dilakukan dengan menyuntikkan udara ke dalam cangkang telur.
Setelah isi telur keluar semua, proses selanjutnya adalah membersihkan bagian dalam cangkang telur. Pembersihan dilakukan dengan menggunakan air yang dicampur cuka.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar